#manusia

Action in Africa

LSM hasilkan Perubahan di Negara Dunia Ketiga

Action in Africa

Menjalankan LSM yang beroperasi di negara dunia ketiga bukan hal mudah. Korupsi yang membudaya di masyarakat menimbulkan frustrasi, tapi itu tak sebanding dengan mengubah perspektif dan ekspektasi Barat dalam melakukan “kerja amal” di Uganda. Berapa perpustakaan yang sudah Anda bangun? Berapa sumur yang sudah Anda berdirikan? Berapa anak yang Anda danai? Satu hal yang tetap terbukti, dan membantu kesuksesan Action in Africa, adalah kualitas dalam apa pun lebih berpengaruh daripada kuantitas. Sebagai LSM kecil kami merasa bangga mengenal warga yang kami layani dan tinggal di masyarakat bersama mereka sehingga bersatu sebagai tim, kami bisa hasilkan dampak terbesar. Berikut sedikit wajah yang lebih dari sekadar angka tapi mewakili kepingan tak tergantikan dalam puzzle Action in Africa.

 

Kenalkan teman kami Esther. Usianya 14 tahun, kalau sudah besar ingin jadi dokter dan berperingkat ke-15 di kelasnya. Esther sudah lima tahun masuk dalam program kami dan melihatnya tumbuh menjadi wanita muda yang gigih dan tekun adalah sebuah berkat. Selain Esther, kami juga menyertakan saudara dan sepupunya dalam program beasiswa. Di samping itu, bibi Esther adalah presiden grup HIV Women Support milik kami. Seperti yang bisa Anda lihat, hubungan kami dengan Esther lebih dari sekadar urusan pembiayaan pendidikan. Esther tak hanya tentang satu orang dalam organisasi kami. Wajah ini lebih dari sekadar statistik.

 

Perkenalkan Eric, terkenal dipanggil “Pengupil.” Eric merupakan salah satu bocah di desa ini yang sangat ketakutan pada bule di kota. Dia akan kabur begitu melihat kami datang, tapi untungnya saya dapat memotret foto yang luar biasa ini saat berjalan-jalan di dekat rumahnya. Sekarang berselang beberapa tahun sejak itu, foto ini digantungkan di ruang pelatihan kami dan Eric bersama tiga saudaranya adalah peserta reguler dalam program pulang-sekolah kami. Kami jauh sangat terhormat karena tidak hanya mengubah hidupnya tapi juga seluruh keluarganya!

 

Perkenalkan Daniella. Kami merasa begitu terhormat mengenal Daniella sepanjang hidupnya. Viola, ibunya, merupakan salah satu anggota staf kunci Action in Africa dan bertanggung jawab memuluskan operasional di masyarakat. Daniella dan adiknya Donah tinggal di Action in Africa bersama ibu mereka dan seluruh tim operasional kami. Meskipun ia banyak menerima bantuan program Action in Africa, kami sangat bangga dia pun jadi bagian keluarga kami.

 

Setiap wajah tak hanya mewakili diri mereka, tapi juga keluarga, teman, sebaya dan masyarakat mereka. Dan peran langsung yang dapat kami jalankan dalam hidup mereka kini dan bertahun-tahun nanti menjadi sebuah kehormatan besar.

Berkat SanDisk, kami dapat mengabadikan wajah-wajah itu yang tidak hanya mewakili diri sendiri tapi juga keluarga, teman, sebaya dan masyarakat mereka. Peran erat yang dapat dijalankan SanDisk maupun Action di Africa di setiap anak kini dan bertahun-tahun nanti melampaui jumlah nominal.

Cerita oleh: Sarah Nininger




Pinterest Tumblr

SanDiskStorytellers

Penutur kisah SanDisk adalah warga biasa yang mengabadikan kenangan mereka setiap kali ada kesempatan.
Baca Selengkapnya

Pernah mengubah hidup seseorang? Caranya?



Bagikan Cerita Anda Instagram

Gunakan hashtag #sandiskstories untuk mendapatkan kesempatan dijadikan unggulan.

Daftarkan diri untuk penawaran spesial!

Dapatkan penawaran khusus dan kiat fotografi dari SanDisk.