#wisata

Jangan Biarkan Matahari Terbenam Padaku

Foto Favorit dari Pengembaraan Melintasi Kamboja

Jangan Biarkan Matahari Terbenam Padaku

Saya menghabiskan 10 hari pada November tahun lalu untuk mendokumentasikan rekan saya, Sam McGoun, ketika dia berlari, bersepeda, dan berenang sejauh lebih dari 701 km melintasi Kamboja untuk menggalang dana bagi siswa-siswi Sala Bai Hotel & Restaurant School di Siem Rap dan mendukung perjuangan melawan perdagangan manusia.

Sam bersepeda memasuki saat-saat matahari terbenam di akhir petang dalam perjalanan ke Battambang

Selama petualangan tersebut, saya membuat lebih dari 7.600 foto dari apa yang dialami oleh saya, Sam, dan kru.  Sekadar mengedit volume file itu sehingga menjadi beberapa ratus gambar yang dapat dikelola adalah pekerjaan besar.  Dan memilih hanya beberapa foto favorit nyaris mustahil.

Akan tetapi, ketika menyisir sekitar 500 pilihan saya dari foto-foto tersebut, segenggam foto tetap berada di posisi puncak.  Dan hampir semuanya memiliki satu kesamaan: cahaya matahari menyala sebagai latar belakang.  Beberapa foto Sam di akhir sore hari dan awal malam adalah beberapa favorit saya.

Sam berjalan sepanjang dinding jembatan di tepi jalur kereta api bambu Battambang yang terkenal

Seperti yang akan dibuktikan oleh fotografer mana pun, bahan paling penting dalam semua foto hebat adalah pencahayaan.  Foto terbaik selalu menggunakan cahaya yang menarik dan kuat.  Cahaya yang dramatis bahkan dapat membuat subjek yang biasa terlihat fenomenal.

Mengambil foto ke arah matahari, dan menggunakan cahaya latar sebagai efek visual, adalah teknik komposisional dan pencahayaan yang pernah saya coba selama bertahun-tahun.  Ini berlawanan dengan salah satu “peraturan” fotografi paling mendasar – selalu memposisikan matahari di belakang/di samping fotografer; akan tetapi, saya menyukai kelembutan subjek yang diciptakan oleh nyala api matahari tersebut.  Ini adalah efek halus, nostalgia yang menggerakkan saya untuk tetap mencoba teknik fotografi ini.

Sam mengakhiri harinya dengan kuat ketika bersepeda ke dalam Chom Bok

Untuk membuat jenis-jenis foto seperti ini, saya memposisikan diri sehingga lensa saya mengarah langsung ke matahari.  Saya fokus pada subjek saya, mengukur frame dan kemudian memaparkan foto secara berlebihan dengan berhenti sepenuhnya atau lebih, tergantung seberapa tajam sinar mataharinya.  Sudut matahari berdampak besar pada kehangatan, kontras, dan tekstur setiap foto.  Selain itu, terlalu mengekspos foto tersebut akan menghembuskan sorotan dalam latar belakang dan memastikan masih ada detail dalam subjek depan sehingga dia tidak benar-benar berada dalam kegelapan.  Saya ingin menggubah foto-foto jenis ini sehingga matahari tepat berada di puncak dalam frame dari tepi pengambilan gambar dari balik subjek saya, sehingga menciptakan kilau keemasan yang indah melintasi foto saya.

Walau saya merasa bangga telah membuat banyak jenis foto, saya juga menyadari bahwa saya perlu memiliki gaya pribadi dan terus mempertajam serta memperbaikinya, sehingga membuat suara fotografi unik bagi diri saya.  Ini adalah salah satu sasaran berkesinambungan saya, karena mata saya selalu mendewasakan, dan inspirasi saya selalu berubah.  Membuat portofolio gambar yang menggunakan cahaya latar sebagai perangkat kreatif adalah upaya untuk membangun ciri khas pribadi yang sederhana tapi patut dikenang bagi diri saya.

 

Untuk informasi selengkapnya tentang Sam dan Sala Bai, kunjungi http://www.touchsalabai.com.




Pinterest Tumblr

Scott A. Woodward

Gaya fotografi naratif unik Scott A. Woodward mengabadikan emosi nyata dan menyampaikan kisah dalam satu bingkai.
Baca Selengkapnya

Bagaimana Anda memilih foto favorit Anda dari sebuah perjalanan?



Bagikan Cerita Anda Instagram

Gunakan hashtag #sandiskstories untuk mendapatkan kesempatan dijadikan unggulan.

Daftarkan diri untuk penawaran spesial!

Dapatkan penawaran khusus dan kiat fotografi dari SanDisk.