#alam bebas

Hujan Badai, Langit Gelap

Merekam Perasaan Laut Musim Dingin

Hujan Badai, Langit Gelap

Menyusuri pantai sambil memandang laut musim dingin berselimut awan tebal seperti menonton film hitam putih sendirian di bioskop. Pemandangannya menakjubkan—laut, tanpa kemilau musim panas, sendirian dan memantulkan bayangan, adalah latar warna gelap terombang-ambing.

Samudra terasa di kulit Anda dan tercium aroma asin begitu menyengat. Rasanya semua disiapkan hari ini untuk Anda, hanya untuk Anda. Angin menerpa Anda, juga ombak, menjadikan Anda bagian dari pemandangan ini. Sepi di sini, pasir terasa dingin, terlihat gelap, dan berat.

Anjing mengejar bayangan atau truk kecil. Pabrik-pabrik hampa dan Anda menangkap sesosok bayangan di jendela bar di pantai. Dermaga kosong dan tampak jelas kekuatan laut terlihat. Seperti menghitung luka seiring berjalannya waktu.

Cakrawala terjepit di sela awan gelap keunguan dan laut kehitaman. Dermaga, kosong, terentang menuju cakrawala, dan seperti mengajak Anda berselancar di ombak ke cakrawala tak berujung.

Esok matahari akan kembali muncul, hangatkan pasir. Esok, deru angin yang bising akan berganti dengan tawa anak-anak. Laut musim dingin tinggal kenangan!

 

 

Cerita oleh: Francesco Trimarchi




Pinterest Tumblr

SanDiskStorytellers

Penutur kisah SanDisk adalah warga biasa yang mengabadikan kenangan mereka setiap kali ada kesempatan.
Baca Selengkapnya

Apa yang paling Anda suka dari pantai di musim dingin?



Bagikan Cerita Anda Instagram

Gunakan hashtag #sandiskstories untuk mendapatkan kesempatan dijadikan unggulan.

Daftarkan diri untuk penawaran spesial!

Dapatkan penawaran khusus dan kiat fotografi dari SanDisk.